Rabu, 30 Maret 2011

My Favorite Human

Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas (lahir di Salatiga, Jawa Tengah pada 10 Juni 1980) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini dia bermain untuk Persija Jakarta di Divisi Utama Liga Indonesia dan pernah mewakili negara dalam timnas sepak bola Indonesia. Dia biasa berposisi sebagai penyerang.Meskipun tidak terlalu tinggi (170 cm), dia mempunyai lompatan yang tinggi dan tandukan yang akurat. Salah satu pemain yang dikaguminya adalah rekannya dalam tim nasional, Kurniawan Dwi Yulianto.Saat masih bermain dalam tim remaja Jawa Tengah, ia pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Haornas, sebuah kejuaraan tingkat remaja. Bambang juga pernah menjadi pencetak gol terbanyak untuk skuad Indonesia di Piala Asia U-19 Grup V, dengan 7 gol.Penampilan pertama Bambang bersama timnas senior adalah pada 2 Juli 1999 dalam pertandingan persahabatan melawan Lituania. Bambang, yang saat itu baru berusia 18 tahun, berhasil mencipatakan sebuah gol dalam pertandingan yang berakhir seri 2-2.
 

 

 

Bambang Pamungkas Gagal Main di Wellington


WELLINGTON - Pupus sudah harapan Bambang Pamungkas bermain di Liga Australia. Penyerang tim nasional Indonesia berusia 30 tahun itu urung mendapat kontrak dari Wellington Phoenix. Manajemen Phoenix menyatakan bahwa Bambang tidak bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya selama masa uji coba. Salah satu penyebab hal tersebut adalah kegagalan Bambang melakukan adaptasi dengan cuaca Kota Wellington yang sangat dingin.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bambang atas semua usahanya selama masa uji coba dengan kami, dan kami berharap yang terbaik untuk Bambang selama karier sepak bolanya," kata Ricki Herbet, pelatih Phoenix, dalam situs resmi klub tersebut. "Kami akan melanjutkan memantau bakat-bakat Asia sebagai pemain yang berpotensi bisa dikontrak Phoenix di masa depan sebab ada peningkatan ba-kat-bakat hebat dari kawasan ini."
Kabar bahwa Bambang ada kemungkinan akan gagal menjadi skuad Phoenix sebenarnya sudah santer terdengar sejak pekan lalu. Bambang dikabarkan mengalami home sick karena tidak mampu melakukan adaptasi dengan kondisi Kota Wellington, terutama soal suhu yang dingin dan lembap. Dalam pernyataan sebelumnya, Herbert sempat mengatakan Bambang terbiasa bermain di suhu 38 derajat, jadi sulit bagi pemain yang banyak menghabiskan kariernya di Persija Jakarta itu bermain baik di Wellington yang bersuhu 3 derajat Celsius.
Kegagalan bermain di Liga Australia membuat Bambang kemungkinan besar akan kembali membela Persija Jakarta musim ini. Pemain kelahiran Getas, Kabupaten Semarang, itu sudah membela Persija sejak musim 1999-2000. Ia pernahmeninggalkan Jakarta untuk bermain bersama EHC No-rad di Belanda pada musim 2000-2001 dan membela Selangor FA musim 2005-2006. Di luar itu, ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama Persija.
Selama di Persija, Bambang telah mencetak lebih dari 120 gol. Sewaktu bermain di Selangor, ia meraih prestasi gemilang saat mencetak 42 gol dalam 49 penampilan. Pemain ini tercatat juga telah menyumbang 36 gol bagi tim nasional Indonesia. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, performa Bambang sering disebut mulai mengalami penurunan.
Pada musim lalu, di bawah asuhan pelatih Benny Dolo, Bambang sempat kehilangan tempat utama di Uni depan Persija. Bambang juga sempat gagal mencetak gol selama tiga bulan di putaran kedua kompetisi Liga Super Indonesia,
Bambang Pamungkas Kembali Ke Liga Indonesia 


Setelah menjalani trial selama beberapa minggu terakhir untuk menjadi salah satu pemain di klub Selandia Baru yang bermain di liga Australia Wellington Phoenix, Bambang Pamungkas akhirnya harus rela kembali pulang ke Indonesia setelah gagal lolos seleksi. Meski di Indonesia, Bambang Pamungkas merupakan salah satu icon sepakbola nasional namun pencetak 120 gol lebih selama merumput di Liga Indonesia tersebut gagal membuat pelatih Phoenix, Ricki Herbert tertarik untuk merekrutnya. Bepe memang bertekat ingin menjadi pemain nasional pertama yang merumput di Liga Australia. Namun kendala cuaca yang sangat dingin di Selandia Baru membuat Bambang tidak bisa beradaptasi dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Ricki Herbert pun terpaksa kembali memulangkan Bambang dan tidak memasukannya ke dalam skuad Wellington."Kami mengucapkan terima kasih pada Bambang atas seluruh usahanya selama berujicoba dengan kami dan kami mendoakan yang terbaik untuknya dalam karir sepakbolanya," tutur Herbert di situs resmi klub.Dengan kegagalan tersebut, Bambang Pamungkas akhirnya kembali lagi ke Indonesia dan memperkuat klub lamanya Persija Jakarta. Persija sendiri memastikan akan kembali mengontrak Bambang Pamungkas jika ia gagal dalam gagal dalam seleksinya di Phoenix

Tidak ada komentar:

Posting Komentar